Ikatan Generasi Peduli Merangsang Minat Membaca Dengan Perpustakaan Jalanan


Perpus-1024x1024 Perpus.jpg

Read 566 

Gerakan inspiratif digerakkan sekelompok organisasi Ikatan Generasi Peduli Desa Petatal. Mereka turun aksi nyata ke jalanan menggelar lapak Perpustakaan Jalanan guna merangsang minat baca masyarakat dan memberantas kebodohan serta meminimalisir terjadinya penyebaran berita hoax, karena mereka menganggap banyakknya para masyarakat termakan berita hoax disebabkan kurangnya minat baca.

Segelintir anak muda tergabung dalam Ikatan Generasi Peduli Ini pada Sabtu sore rutin mangkal di area SPBU Desa Petatal, Jalan Lintas Sumatera No. 128. Bermodalkan puluhan aneka judul buku hasil sumbangan dan koleksi pribadi, mereka mengajak warga untuk menumbuhkan budaya literasi.

Adalah Muhammad Akhir Ramadhan. Salah satu Mahasiswa dari Bandung yang tidak ingin menyebut nama kampus, merupakan seorang yang mencetuskan pendirian organisasi Ikatan Generasi Peduli dan perpustakaan jalanan merupakan sebuah program dari Bidang Literasi yang diketuai oleh Putri.

“Awalnya kami sih melihat, di desa Petatal ini sebenarnya minat baca anak muda itu tinggi. Tapi di sini kan tidak seperti di kota besar, cari buku yang bagus di sini itu susah apalagi di desa kita belum memiliki fasilitas untuk membaca. Ya kami berinisiatif membuka lapak baca buku gratis bagi siapa saja, barangkali dengan gerakkan ini Pak Bupati bisa mengetahui bahwa di Desa kita ini sangat butuh fasilitas untuk membaca. ungkap M Akhir Ramadhan kepada Pers Unit Poldasu (5/9/2020).

Sebenarnya organisasi ini belum lama berdiri, baru sekitar 2 bulan dan program Perpustakaan Jalanan baru dua kali bergerak namun masyarakat antusias untuk membaca di perpustakaan jalalan ini. Tiap minggunya di area SPBU, sambung Rama jumlah pengunjung datang ke lapak untuk membaca buku terus meningkat. Ragam bacaan yang disajikan di lapak beralaskan plastik ini bervarisai, mulai komik khusus anak-anak, majalah, hingga buku sejarah dan novel.

“Sejak pertama kali didirikan, pengunjung dari minggu ke minggu selalu meningkat. Banyak anak muda dan Ibu-ibu serta bapak-bapak yang datang untuk membaca buku, dimulai dengan buku agama, Novel, sejarah hingga Novel tutur Rama.

Hadirnya pustaka berjalan, Rama berharap angka kebodohan dan buta huruf di Desa Petatal bisa berkurang. Ia dan kawan-kawannya berambisi meningkatkan minat baca di kalangan anak dan remaja terkhusus di Desa Petatal.
“Ya meskipun kita hanya alakadarnya seperti ini, saya hanya berharap orang-orang bisa gemar membaca, angka kebodohan bisa dikurangi. Meskipun kami hanya ngelapak satu minggu sekali, ini ialah sedikit bukti pengabdian kami kepada negara ini,” ujar Rama dan Kawan-Kawan.

social media

Muhammad Akhir Ramadhan

S1 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Fakultas Bahasa dan Sastra Inggris. Aktivis lingkungan dan bergabung di berbagai organisasi non -profit, ia bergabung di organisasi HIMA Persis KBB dan menjabat sebagai bidang Ekonomi, Asoli.id sebagai anggota, UKM LIKM sebagai Kepala Bidang KOMINFO, di Perpustakaan Jalanan, dan Asia Afrika Membaca.