Smart People Deal With Toxic People This Way…


inbound-570245139.jpg

Read 78 

Pernahkah kamu mendengar istilah toxic??? Seringkali kita jumpai, remaja zaman sekarang mengalami yang namanya “toxic people”. Nah apa sih toxic people itu??? Mari kita bahas bersama-sama.

Jadi toxic people adalah istilah untuk seseorang yang “beracun” atau sifat pribadi yang suka menyusahkan dan merugikan orang lain, baik itu secara fisik maupun emosional. Seseorang bisa dianggap toxic saat ia menyebarkan sesuatu yang bersifat negatif ke lingkungan sekitarnya.

Biasanya yang kita lihat bahkan temukan yang menjadi kriteria toxic people diantaranya mereka sangat sulit untuk merasakan kebahagiaan, sering merasa tidak puas atas apapun yang terjadi dalam kehidupannya, sering mengeluh dan merasakan keresahan. Nah dari penjelasan singkat di atas, bisa kita simpulkan bahwa tipe-tipe orang yang mengalami toxic people ini seringkali bersikap egois dan cenderung berteman hanya untuk kepentingan pribadinya saja. Apakah kamu pernah merasakan hal yang demikian? Atau mungkin kamu pernah berada di dalam lingkungan toxic people tersebut?

Ciri-ciri yang sering dialami oleh seseorang yang mengalami toxic people adalah :
Hanya menginginkan kesenangan untuk dirinya sendiri
Tidak memiliki rasa empati dan simpati terhadap orang lain
Merasa sulit untuk meminta maaf jika berbuat kesalahan
Tidak konsisten terhadap dirinya sendiri
Suka memanipulasi orang lain
Merasa dirinya paling hebat
Mudah meremehkan dan merendahkan orang lain

Apakah kamu tahu?? Bahwa toxic people juga memiliki beberapa macam tipe loh, yaitu (sumber instagram @indo_psikologi) :
The Energi Drainer
Seseorang dengan tipe ini pada umumnya suka menjatuhkan orang lain tanpa alasan yang jelas, dan selalu membuat orang lain merasa terbebani dengan tingkah lakunya.
The Fake Complimentor
Seseorang dengan tipe ini seringkali merasa tidak senang terhadap pencapaian orang lain dan memberikan pujian palsu. Dia juga tidak memiliki empati dan enggan membantu orang dalam situasi sulit.
The Pessimist
Meskipun seseorang dalam tipe ini seringkali merugikan dirinya sendiri akan tetapi ia termasuk ke dalam toxic people karena pada umumnya ia akan menganggu orang lain untuk meminta bantuan, bahkan menjauhkan orang lain dari impian mereka karena merasa takut ia tidak akan menerima bantuan lagi.
The Criticiser
Seseorang pada tipe ini seringkali melakukan secara berlebihan memberi kritik yang membangun, bahkan ia tidak pernah mendukung keputusan orang lain, dan mengeluarkan kritik sehingga membuat orang merasa bersalah.
The Manipulator
Seseorang pada tipe ini seringkali mengontrol dan memanipulasi orang lain. Ia akan berpura-pura memberi dukungan, namun sebenarnya hanya sebuah topeng. Ia juga akan membuat orang lain melakukan apa yang diinginkan oleh dirinya sendiri.
The Victim
Seseorang dalam tipe ini biasanya akan menyalahkan orang lain atas ketidakberuntungannya sendiri. Ia jua akan mencari perhatian orang lain untuk sekedar meminta bantuan, namun bila tidak berhasil ia akan menyalahkan orang tersebut.

Sekarang kalian sudah tahu kan seperti apa toxic people itu? Selanjutnya mari kita bahas bagaimana sih agar kita bisa menghindari hal-hal agar tidak ada di dalam toxic people ini? Misalnya kita ambil contoh secara umum yaitu toxic dalam hal pertemanan. Tentunya kita harus bisa menjauhi secara perlahan, kalian pada awalnya berteman dekat sekali kemana-mana selalu bareng, nah kalau kalian merasa atau sadar bahwa temen kalian itu toxic maka kalian menjauh secara perlahan. Yang awalnya kamu Cuma temenan sama dia. Kamu bisa cari temen yang lain tentunya yang sesuai dengan diri sendirin dan tidak toxic. Akan tetapi kamu harus tetap berteman dengan teman toxic itu, hanya saja yang biasanya hangout bareng dikurangi begitu saja secara perlahan. Mungkin dengan kamu bersikap seperti itu, teman toxic kamu merasa loh ko kamu berubah tidak seperti biasanya, kemudian teman toxic itu tersadar lalu dia mengubah sifat dan kembali.

Latest posts by Akti Alis Swasty (see all)

Akti Alis Swasty

Akti Alis Swasty adalah mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati Jurusan Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Saya pernah bersekolah di SDN Cibiru 04 (lulus pada tahun 2012), SMPN 31 Bandung (lulus pada tahun 2015), SMAN 1 Cileunyi (lulus pada tahun 2018). Saya aktif dalam kegiatan organisasi dari SMP-sekarang seperti paskibra, MPK, dan Himpunan Mahasiswa Jurusan.