11 Penghargaan! Jabar back to back di ADUJAKNAS 2026
![]()
Jakarta – Gen Z Jawa Barat lagi-lagi bikin panggung nasional ramai. Bukan karena drama, bukan karena viral di FYP, tapi karena prestasi. Dalam ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe Nasional (ADUJAKNAS) 2026, Jawa Barat berhasil membawa pulang 11 penghargaan nasional dari berbagai kategori. Yang paling mencuri perhatian? Juara 1 Duta GenRe Putri Indonesia kembali menjadi milik Jawa Barat.
Yes, back to back! 🏆

Jawa Barat back to back di podium pertama
Roidah Aisyi Shofwah dari Kota Depok berhasil meraih Juara 1 Duta GenRe Putri Indonesia 2026. Gelar ini sekaligus mempertahankan kemenangan Jawa Barat pada tahun sebelumnya. Jadi, selama dua tahun berturut-turut, Jawa Barat berhasil menempati posisi pertama Duta GenRe Putri tingkat nasional.

Bukan cuma satu wakil yang bersinar. Azka Haydar Aqila dari Kabupaten Garut juga berhasil meraih Juara 2 Duta GenRe Putra Indonesia 2026. Dengan capaian tersebut, dua wakil Jawa Barat sama-sama masuk posisi dua besar nasional pada kategori Duta GenRe Putra dan Putri.

Shofwah kemudian dikukuhkan bersama Arya Fatikh Izzan Juwery dari Jawa Tengah sebagai Duta GenRe Nasional 2026 setelah melewati kompetisi yang diikuti lebih dari 60 peserta dari 34 provinsi. Tapi buat Shofwah, kemenangan ini bukan tentang dirinya seorang.
“Saya berdiri di sini bukan karena kami lebih baik, melainkan ini karena dukungan Forum GenRe dan semua pihak yang terlibat. Semoga dengan ini, kami bisa merangkul teman-teman semua para remaja untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Shofwah.
11 penghargaan dibawa pulang!
Kalau cuma Juara Duta GenRe, ceritanya sudah keren. Tapi Jawa Barat ternyata belum selesai. Di kategori GenRe Award, sejumlah wakil Jawa Barat kembali naik podium:
🏆 Juara 1 PIK-R Segmentasi Beraksi — PIK-R Sacerba, Kota Depok.
🏆 Juara 1 PIK-R Segmentasi Berkolaborasi — PIK-R Formalin, Kabupaten Bandung Barat.
🥈 Juara 2 BKR Terbaik — BKR Lamuniser Singer, Kabupaten Sumedang.
🥉 Juara 3 PIK-R Segmentasi Berani — PIK-R Rijalul Hikam, Kabupaten Ciamis.
Masih ada lagi. Di kategori Jambore Ajang Kreativitas Nasional, Gen Z Jawa Barat kembali menunjukkan karya dan inovasinya:
🏆 Juara 1 Reignite PIK-R, GenRe In Transformation.
🥈 Juara 2 GenRe innovAltion Challenge, GenRe In Transformation.
🥈 Juara 2 Si Genting: Sinergi Remaja Entaskan Stunting, GenRe In Transformation.
🥈 Juara 2 Kanvas Nusantara.
🥉 Juara 3 Ruang Temu Nusantara.
Total? 11 penghargaan nasional. Bukan satu. Bukan dua tapi Sebelas.

Ini bukan kerja satu orang

Kalau melihat deretan prestasi tersebut, ada satu hal yang kelihatan jelas: kemenangan ini bukan kerja solo. Di belakang Duta GenRe ada Forum GenRe, PIK-R, BKR, pembina, keluarga, komunitas, dan para remaja yang terus bergerak. Jadi, jangan lihat cuma pialanya.
Lihat juga proses panjang di baliknya. Ada diskusi. Ada latihan. Ada bikin program. Ada turun ke komunitas. Ada kolaborasi. Ada gagal. Evaluasi. Coba lagi. Sampai akhirnya karya-karya tersebut bisa bersaing di panggung nasional.
ADUJAKNAS 2026 bukan cuma soal siapa yang menang
ADUJAKNAS 2026 digelar di Auditorium Halim 1, Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Tahun ini, ADUJAKNAS mengusung tema “Gen Z Impact: Gerak Nyata untuk Indonesia.” Tema tersebut terasa relevan dengan apa yang terjadi di panggung kompetisi.

Sebab, GenRe tidak hanya berbicara tentang siapa yang tampil paling depan. Ada gerakan remaja yang dibangun dari komunitas, keluarga, sekolah, hingga lingkungan sosial. Puncak kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, para Duta GenRe dan Forum GenRe, OPD KB dari seluruh Indonesia, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Dalam kesempatan tersebut, Wihaji menegaskan bahwa GenRe terus mengampanyekan tiga isu utama kepada remaja: menjauhi seks bebas, tidak melakukan pernikahan dini, dan tidak terlibat narkoba.
Dari Depok sampai Garut, Gen Z Jawa Barat kasih bukti
Sebelas penghargaan ini menunjukkan bahwa gerakan GenRe Jawa Barat punya banyak wajah. Ada Shofwah dari Depok yang membawa pulang gelar Duta GenRe Putri Indonesia. Ada Azka dari Garut yang meraih posisi Juara 2 Duta GenRe Putra. Ada PIK-R dari Depok, Bandung Barat, dan Ciamis. Ada BKR dari Sumedang. Ada pula berbagai tim dan komunitas yang menghadirkan inovasi melalui Jambore Ajang Kreativitas Nasional.
Semuanya punya satu benang merah: remaja bukan cuma objek pembangunan. Remaja juga bisa jadi pelaku perubahan. Dan mungkin, itu yang paling menarik dari perjalanan Jawa Barat di ADUJAKNAS 2026. Karena 11 penghargaan bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada ide yang dijalankan, komunitas yang bergerak, kolaborasi yang dibangun, dan anak-anak muda yang berani mengambil peran.
Back to back Juara 1 Duta GenRe Putri.

Satu pesan yang sama: Gen Z bukan cuma punya suara. Gen Z juga punya karya dan impact. Jawa Barat sudah membuktikannya di Jakarta. Sekarang tinggal bagaimana energi kemenangan ini terus dibawa pulang dan diubah menjadi gerakan yang benar-benar terasa di tengah remaja. (NHA)

