Stigma Tak Berujung terhadap ODHA? Mengapa Bisa?


Read 122 

Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) erat kaitannya dengan stigma yang beredar di masyarakat Indonesia. Mulai dari penyakit mematikan, mudah menular, bahkan tidak jarang disebut sebagai penyakit yang kotor. Hal ini menjadi tantangan dalam menemukan ujung untuk menghentikan stigma yang terus tumbuh dan melekat di kalangan masyarakat, karena semakin berputar stigma ini berarti bahwa ODHA akan semakin merasa terdiskriminasi dan akan sulit menjalani proses pengobatan.

Banyak dari kita yang bertanya-tanya mengapa stigma ini begitu sulit dihilangkan di Indonesia, salah satu alasannya adalah karena pemberian kesan mengerikan dari kasus pertama HIV/AIDS yang ditemukan di Indonesia pada sekitar tahun 1980-an. Diketahui bahwa kasus pertama muncul pada golongan LGBT yang tengah berada di Bali. Ditambah lagi kasus-kasus setelahnya banyak ditemukan pada kaum waria dan Wanita Pekerja Seksual (WPS) beserta para pasangannya.

Pada saat itu, dinilai bahwa peran pemerintah terkesan menutup-nutupi kasus HIV/AIDS ini, karena pemerintah belum mengerti bagaimana cara menangani kasus yang terjadi. Terlebih lagi kasus AIDS ini merupakan penyakit baru yang ditemukan sekitar 10 tahun sebelum kasus pertamanya di Indonesia ditemukan, maka muncul berbagai ketakutan yang dirasakan oleh masyarakat.

Sejak saat itu lah lahir dan tumbuh stigmatisasi yang dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari mengecam bahwa ODHA merupakan orang-orang yang berlatarbelakang tidak baik, berpenyakit kotor, sampai pada tindakan pengasingan dan penolakan terhadap orang yang terinfeksi HIV ini.

Tindakan stigmatisasi dan diskriminasi ini bahkan telah menjadi semacam hukuman sosial yang diberikan oleh masyarakat di berbagai wilayah terhadap para pengidap HIV/AIDS. Itulah mengapa akan terasa begitu sulit dan menjadi tantangan luar biasa untuk menghilangkan stigma yang tertanam di kalangan masyarakat. Jika diibaratkan sebuah tali, maka stigma ini merupakan tali yang berbentuk melingkar sempurna dan tidak memiliki sumbu sebagai ujungnya. (TN)

Forum WPA Kota Bandung
Follow Me
Forum WPA Kota Bandung

Forum WPA Kota Bandung

Warga Peduli AIDS Kota Bandung hadir untuk #BandungUnggulTanpaStigma. We share, we care!