Remaja Gaul punya Pengetahuan


0001-15573338698_20210115_203858_0000.png

Read 85 

Tahu kah kamu kita selalu berteman dengan orang yang sebelum nya kita tidak kenal, ..dimasa remaja ini kita memang diharuskan untuk bergaul dan meningkatkan komunikasi. Memang masa remaja ini sangatlah tepat untuk menambah teman dan menambah pengetahuan, supaya gak dibilang kudet (kurang update) ataupun kuper (kurang pergaulan), iya kaan? 😀 tapi tahukah kamu, bahwa bergaul itu sangat menentukan masa depan kita? Tentu tahu dong. Ibarat jika kita bergaul dengan orang yang banyak mengukir prestasi dan membanggakan banyak orang, maka kita akan terkena imbasnya menjadi termotivasi untuk menjadi seperti dia. Jika kita bergaul dengan orang yang suka berkata kotor misalnya, kita perlahan juga akan tertular kan.

Nah, untuk itu kita harus pintar-pintar nih kawan dalam memilih teman. Maksudnya bukan pilih-pilih teman yang kaya, yang cakep, yang pinter, itu juga tidak boleh. Kita diciptakan semua sama kok, yang penting akhlaknya. Tapi memilih teman yang bisa membuat kita termotivasi untuk melakukan hal positif. Sehingga kita bisa berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

Pergaulan yang Baik

Dizaman modern seperti ini pergaulan patut menjadi perhatian kita bersama. Coba lihat disosial media tentang maraknya pergaulan bebas, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya. Serta banyaknya perkembangan teknologi yang seharusnya digunakan untuk belajar meningkatkan pengetahuan tentang ipTek malah disalah gunakan. Ini semua adalah akibat dari salah pergaulan. Salah pergaulan disebabkan karena berbagai factor, mulai dari factor keluarga yang kurang harmonis hingga menyebabkan remaja frustasi dan lari kejalan yang salah, factor teman yang salah yang sering mengajak kearah negative, serta factor lingkungan yang mendukung untuk melakukan hal negative, dan juga tidak dihiraukannya lagi batasan batasan pergaulan.

Semua hal diatas tidak akan terjadi jika remaja masih menerapkan etika pergaulan yang telah diajarkan dalam agama Islam. Sayangnya etika pergaulan itu sudah tidak begitu dipedulikan oleh remaja. Padahal begitu banyak kebaikan didalamnya.

Berikut ini etika pergaulan yang baik :

1. Menutup aurat

Menutup aurat bisa membantu dalam menjaga pandangan lawan jenis yang bisa menimbulkan terjadinya pelecehan. Dan juga membantu dalam menjaga kebersihan hati

2. Menjauhi perbuatan zina

Bergaul boleh saja, asal tujuannya positif, bukan untuk melakukan zina. Dengan memilih tempat dan teman yang baik yang membawa kita untuk melakukan hal hal positif seperti belajar bersama, mendatangi majelis ilmu, beramal, dan lain sebagainya dapat menjauhkan kita dari perbuatan zina

3. Menundukkan kepala, tidak melihat aurat orang lain.

Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya nafsu yang menjurus kearah maksiat

4. Meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT

Lakukanlah hal yang positif untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah. Jika iman dan takwa kita tinggi, insya Allah tidak akan terfikirkan untuk melakukan perbuatan yang negative yang melanggar syariat Islam

5. Menjauhkan diri dari tempat-tempat yang tidak baik, seperti clubbing, tempat sepi, dsb

6. Menghindari berduaan dengan lawan jenis.

Mari kita bergaul dengan cara yang baik menurut agama Islam. Agar kita semua terhindar dari kesesatan yang merugikan di dunia yang sementara ini. Bergaul lah dengan santun dan jangan sombong, berbicara dengan sopan, jangan saling menghina dan iri hati. Agar kita terhindar dari ini semua sebaiknya melakukan kegiatan positif yang bermanfaat untuk masa depan saat bergaul, seperti memanfaatkan waktu luang dengan belajar bersama dan berbuat kebaikan yang berguna untuk orang lain yang membutuhkan.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

Siti Latifah Nur
Latest posts by Siti Latifah Nur (see all)
Siti Latifah Nur

Siti Latifah Nur

Nama saya siti Latifah Nur saya lahir di Bandung jawa barat pada hari senin tanggal 5 oktober 1999, Sekarang saya tinggal di bandung Barat tepat nya di desa Sukamanah, saya sendang menempuh jurusan Bimbingan Konseling islam Semester 5 di Universitas Islam Negeri Sunan Gununung Djati Bandung.