Remaja Adalah Generasi Penerus Bangsa


inbound2934588824921247860.png

Read 87 

Generasi muda adalah tulang punggung Bangsa dan Negara merupakan istilah yang sering kita dengar sehari-hari. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial saat ini memerlukan panutan dan contoh yang dapat membawa masyarakat kita ke arah yang lebih baik.Terlebih lagi di era reformasi ini, generasi muda dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam membangun masyarakat Indonesia.

Sebagaimana kita ketahui, generasi muda adalah tonggak keberlangsungan masa depan Indonesia. Mereka adalah harapan kita, sinar matahari yang akan memberikan warna bagi masa masa depan bangsa. Oleh karena itu, menjaga mereka agar tidak terpengaruh oleh bahaya Narkoba adalah kewajiban semua pihak.

Di sini lalu muncul bombardir isu dan pemberitaan tentang remaja dan narkoba, remaja dan kebebasan seks, remaja dan tawuran, remaja dan tindak kejahatan serta berbagai tindak asusila lainnya. Benarkah remaja itu semata-mata sebagai korban keadaan? Bagaimana sebaiknya kita menggerakkan remaja sebagai potensi dan sebagai bagian dari solusi. Dibanyak negara anak atau remaja diakui sebagai subyek harus dihormati oleh negara-negera maju.

Di Indonesia sedang dirintis untuk mendirikan parlemen anak atau remaja, jadi anak bisa menyumbangkan pemikiran-pemikiran mereka tentang masa depan bangsa. Jadi remaja juga aktif terlibat menentukan masa depan mereka. Kalau kita sering melihat tawuran remaja atau kebebasan seks remaja, biasanya mereka tidak pernah dilibatkan dalam memecahkan masalah, mereka hanya dianggap obyek yang harus diselesaikan.

Jika kita menginginkan negeri ini menjadi lebih maju, maka kita harus terus memperjuangkan proses pembangunan di negeri kita ini. Janganlah kita lepas tangan begitu saja atau menyerahkan tanggung jawab kita sebagai generasi penerus kepada pihak lain, Karena peran generasi muda adalah untuk meneruskan semua perjuangan dari para generasi tua. Untuk memperbaiki generasi muda yang ada di Indonesia dibutuhkan peran penting pendidikan.

Dengan begitu kita harus yakin para remaja kita mampu meneruskan perjuangan generasi tua dalam proses pembangunan bangsa dan sebagai tombak masa depan bangsa.

Biarkan remaja itu menentukan masa depan mereka sendiri, dan sebenarnya remaja bisa membentuk karakternya yang sejati dan menjadi manusia yang kritis terhadap pelbagai persoalan, dan kritis terhadap ketidak adilan sosial, ekonomi, budaya dan politik bangsa ini. Remaja dimasa mendatang adalah remaja yang bisa membongkar belenggu-belenggu yang diciptakan oleh orang tua, lembaga, organisasi dan negara. Remaja harus mulai menentukan sikap alternatif terhadap fungsi kehidupan negara ini yang lebih manusiawi, lebih memahami perbedaan, dan bisa membebaskan manusia dari sikap ketidak adilan dan sikap semena-mena.intinya para remaja harus kuat terhadap godaan duniawi untuk membentuk karakter yang berkualitas.

Muliawan Akbar Nurkholid
Follow me
Latest posts by Muliawan Akbar Nurkholid (see all)
Muliawan Akbar Nurkholid

Muliawan Akbar Nurkholid

Muliawan Akbar Nurkholid