Rasa Keingintahuan Remaja


WhatsApp-Image-2019-12-12-at-11.00.04.jpeg

Read 84 

Masa remaja selalu diselimuti oleh perasaan ingin tahu yang sangat tinggi dan ingin selalu mencoba sesuatu yang baru. Ketika memasuki masa remeja, proses pencarian jati diri dan pembentukan karakter akan terjadi. Jika dianalogikan, masa remaja itu seperti “perahu kertas” yang dihanyutkan di sungai. Perahu itu akan mengikuti kemana arus air mengalir. Namun terkadang, ia harus tersangkut di bebatuan ataupun menghadapi air terjun yang deras. Semua tantangan itu harus tetap ia hadapi, sampai akhirnya ia akan sampai ke muara dengan air yang tenang.

Rasa keingintahuan remaja ini jangan sampai menjadi suatu kekhawatiran dan dipandang negatif, hanya karena banyak kasus kenakalan remaja yang dianggap bersumber dari rasa ingin tahunya. Tidak bermaksud untuk menyalahkan para orang tua, akan tetapi kenakalan remaja itu berhubungan dengan pola asuh orang tua, bukan semata-mata hanya karena rasa keingintahuannya yang tinggi.

Jika rasa keingintahuan remaja diarahkan dengan baik tentunya akan menghasilkan hal-hal yang lebih positif. Sudah jelas bahwa semua itu tidak luput dari peran orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Jalin komunikasi yang baik dengannya, dapatkan rasa kepercayaannya, sehingga remaja tidak akan sungkan untuk bertanya. Berikan penjelasan sebaik mungkin dengan cara yang mudah dimengerti oleh kalangan remaja. Dan yang paling penting, bekali para remaja dengan pemahaman agama yang kuat. Hingga pada akhirnya remaja ini dapat melahirkan perilaku positif yang patut untuk dibanggakan.

Resha Syfau Audia
Follow me
Latest posts by Resha Syfau Audia (see all)
Resha Syfau Audia

Resha Syfau Audia

Salam kenal, panggil saja echa :)