0 7 min 4 mths

inbound8836382308986496973.png

Read 155 

Di zaman yang serba canggih saat ini, teknologi internet berkembang dengan begitu pesat seolah menghilangkan jarak ruang dan waktu, setiap pengguna internet dapat terhubung dengan pengguna lainnya dimanapun dan kapanpun untuk mencari atau berbagi informasi. Dengan berbagai macam media sosial, seseorang dapat dengan cepat dan mudah membentuk jaringan dan kontak.

Media sosial adalah media digital sebagai tempat terjadinya realitas sosial pada ruang waktu tak terbatas bagi para penggunanya untuk saling berinteraksi. Para ahli mendefinisikan pengertian media sosial dengan struktur bahasa yang berbeda, namun tetap dalam makna dan nilai yang sama. Sebagian besar penduduk dunia telah menjadikan media sosial sebagai salah satu kebutuhan hidup yang dapat dikatakan primer. Pengguna terbesar media sosial adalah kalangan remaja.

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Banyak pakar dan lembaga yang memberitahu mengenai batasan usia remaja. Media sosial dengan kehidupan manusia seakan-akan tidak dapat dipisahkan. Media sosial tentunya menyebabkan perubahan yang begitu besar terhadap kehidupan umat manusia di berbagai bidang dan memberikan dampak yang begitu besar terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat, termasuk gaya hidup. Hal-hal di bawah ini merupakan beberapa faktor yang menyebabkan remaja menggunakan media sosial sebagai salah satu gaya hidup:
1. Perhatian
Setiap manusia membutuhkan perhatian baik secara langsung maupun tidak langsung. Perhatian dapat diberikan dalam bentuk kata-kata maupun tindakan. Perhatian yang paling sederhana dan mudah adalah melalui kata-kata. Oleh karena itu, para remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan menuju dewasa yang tentunya membutuhkan perhatian lebih, cenderung ingin mendapatkan perhatian secara instan dan terus menerus memilih media sosial sebagai sarana mendapatkan perhatian.

2. Pendapat
Pendapat adalah pikiran orang lain mengenai suatu hal. Pendapat merupakan persepsi seseorang dan pendapat setiap orang dapat berbeda-beda. Pendapat dibutuhkan dalam kehidupan seseorang, baik untuk memperluas sudut pandang, memilih sesuatu, atau mendapatkan pemikiran-pemikiran positif untuk menyelesaikan suatu masalah. Oleh karena itu para remaja kerap menggunakan media online dan menggunakan fitur chatting untuk saling bertukar pendapat.

3. Menumbuhkan citra
Setiap orang ingin mendapatkan citra baik. Terutama para remaja yang cenderung labil dan ingin dilihat setiap orang menginginkan pencitraan yang baik. Melalui media sosial, remaja dapat dengan mudah menunjukan kelebihan mereka untuk mendapatkan pencitraan yang instan.

4. Komunikasi dan Sosialisasi
Setiap menusia membutuhkan hubungan dengan manusia lainnya baik secara verbal maupun nonverbal. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para remaja cenderung mencari jalan pintas untuk dapat terus berhubungan dengan keluarga, teman-teman, bahkan mencari teman baru melalui media sosial.

5. Ajang untuk Berprestasi
Selain untuk hiburan semata media sosial juga banyak menyediakan berbagai perlombaan online. Bagi remaja millenial yang masih giat berkarya dan memiliki bakat di bidang teknologi, mereka membutuhkan media sosial untuk bisa mengasah kemampuannya melalui ajang tersebut. Contohnya saja perlombaan membuat blog, menulis cerpen, dan lain sebagainya, yang tidak jarang publikasinya melalui media sosial.

6. Menambah Wawasan
Tidak sedikit akun-akun yang menjelaskan sebuah ilmu pengetahuan. Contohnya saja di twitter yang berisikan tentang wawasan umum, seperti tempat-tempat bersejarah, peristiwa-peristiwa penting, hal-hal unik dan lain-lain. Bagi remaja yang pada dasarnya menyukai hal-hal yang baru dan belum ia ketahui sebelumnya, hal tersebut juga bisa menjadi jalan pintas untuk mereka bisa mengetahuinya.

Media sosial dalam kehidupan remaja membawa dan membentuk semacam dunia baru dalam pola pikir remaja millenial dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang baru. Media sosial memberikan kemudahan dalam segala aspek kehidupan terutama aspek Pendidikan. Beberapa dampak positif yang dapat diterima ketika menggunakan media sosial yaitu:
• Sebagai sarana informasi edukatif.
• Sebagai media komunikasi yang luas.
• Sebagai media mempererat tali silaturahmi.
• Sebagai sarana penyalur potensi.
• Sebagai tempat menyuarakan pendapat secara umum.

Namun selain dampak positif tersebut, media sosial juga dapat memberikan dampak negatif bila para penggunannya tidak menggunakannya dengan baik dan bijak, seperti mengganggu kesehatan mental, fisik dan psikis, mengunggah hal hal negatif, hingga cari cewek dimana-mana. Maka dari itu, sangatlah penting untuk menggunakan media sosial dengan bijak agar dapat terhindar dari dampak-dampak negatif media sosial. Berikut beberapa solusi yang dapat dilakukan pengguna media sosial agar dapat menggunakannya dengan bijak:
a. Selektif Berteman
Tujuan bermedia sosial adalah menjalin komunikasi dan relasi seluas mungkin. Tetapi kita tetap perlu untuk memilih teman online yang tepat agar kita tidak terkena hal yang merugikan diri sendiri.
b. Interaktif
Media sosial dirancang sebagai wahana untuk saling bekerja sama dan berbagi informasi. Maksud dari interaktif disini adalah seperti memberi tanda suka terhadap unggahan orang lain, memberikan komentar positif atau memberikan kritik dengan kalimat yang sopan, dan memberikan selamat ketika orang lain sedang merayakan hari istimewa sebagai bentuk menghargai orang lain. Dengan terlibat aktif, kita bisa mengaktualkan informasi serta saling menyapa dan bertukar pikiran dengan remaja lainnya yang berdomisili di mana saja.
c. Mengatur Privasi Akun Media Sosial
Sering sekali orang memasukkan atau menandai nama kita untuk sebuah unggahan. Kontennya belum tentu kita setujui. Oleh karena itu, sebelum muncul di linimasa dan dilihat oleh publik, baiknya kita selektif untuk memunculkan konten. Remaja harus mengaktifkan privasi akun agar tidak semua unggahan muncul di linimasa, dan segera menghapus dan melaporkan konten hoaks.
d. Media Sosial bukan Ruang Pameran
Mengunggah segala sesuatu dalam media sosial memang hak masing-masing remaja. Tetapi sebagai pengguna media sosial sudah sebaiknya kita hanya memamerkan sesuatu yang positif, dalam arti tidak menimbulkan kecemburuan sosial serta menista kemanusiaan dan alam. Hal positif yang dimaksud adalah seperti tulisan, hasil jepretan, dan kreasi lain yang inspiratif.

Media sosial yang tumbuh pesat saat ini tentu selalu membawa dampak dan perubahan pada kehidupan kita. Dampak media sosial mungkin lebih banyak dirasakan oleh kalangan remaja, karena sebagian besar pengguna media sosial adalah dari kalangan remaja. Selain banyak manfaat yang didapatkan, media sosial juga membawa dampak negatif bagi remaja sebagai pengguna media sosial. Maka dari itu, untuk meminimalisir dampak buruk yang akan diterima, sudah sepatutnya setiap remaja bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan begitu, sebagai pengguna media sosial khususnya remaja dapat menjadikan media sosial sebagai wadah dalam mengekspresikan diri secara positif dan mengembangkan diri serta menyebarkan hal-hal positif ke khalayak umum.

Elsa Sabila
Latest posts by Elsa Sabila (see all)