PEMUDA DAN MASA DEPAN INDONESIA


HAHA-HEM-01.png

Read 84 

Indonesia merupakan negara yang sangat istimewa, terlahir dari perbedaan yang dipersatukan semangat kebinekaan. Para pendahulu telah memperjuangkan kemerdekaan ini dengan sekuat tenaga demi kebebasan dan masa depan bangsa. Oleh karena itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus bertanggung jawab terhadap kemajuan negara kita ini.


Taukah kalian bahwa sebagai generasi muda pemegang tonggak masa depan bangsa sudah sepatutnya kita menjaga nilai toleransi bangsa ini. Ingat, perbedaan itu bukan sebuah tembok pemisah yang dapat menyekat dan membagi-bagi serta memutuskan persaudaraan, tapi perbedaan adalah keniscayaan yang harus kita syukuri.

Dalam sebuah kutipan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa pahlawannya” pesan tersebut sangatlah berarti bagi kelangsungan bangsa. Arti Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa kita memiliki makna bahwa meski berbeda-beda tapi kita tetap satu. Kita sebagai generasi bangsa harus yakin dan percaya bahwa Indonesia akan tetap bersatu di masa yang akan datang. Kepercayaan itu akan membuat kita para pemuda tetap semangat mempertahankan bangsa ini. Tugas terpenting dalam mempertahankan bangsa ini adalah kita harus menerapkan sikap toleransi dan saling menghargai.

Toleransi sendiri adalah cara menghargai segala bentuk perbedaan dan kemampuan untuk hidup dan membiarkan orang lain hidup dengan hidupnya. Toleransi lebih mengarahkan manusia untuk menunjukan rasa hormat pada setiap perbedaan manusia. Ketika sikap toleransi sudah tertanam maka akan melahirkan bangsa yang masyarakatnya Cinta damai dan menerima perbedaan. Dengan lahirnya generasi Cinta damai, diharapkan masyarakat Indonesia akan terbebas dari konflik.

Indonesia di masa depan jelas memerlukan generasi muda. Mimpi bangsa Indonesia saat ini sedang menanti bangkitnya anak-anak muda untuk mulai mewujudkan mimpi Indonesia di masa depan. Oleh karena itu pastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan itu tidak hanya memberi dampak pada diri kita, melainkan berdampak pada Indonesia. Ingat, ini bukan sekedar mimpi tapi juga harapan walaupun mungkin baru akan terwujud sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang. Yakinlah dan katakan suatu hari nanti pada dunia bahwa itulah gambaran Indonesiaku. Marilah bersama berpegangan tangan, menundukan pandangan, menebarkan senyuman, memberikan toleransi akan keberagaman, bersatu teguh dalam semangat persatuan, junjung tinggi nilai persatuan mental moral dan intelektual dalam semangat perjuangan, bersama melingkarkan eratan tangan merenungkan perjuangan pahlawan yang harus dilanjutkan tanpa bungkam saat Kedaulatan Bangsa dibungkam dan diinjak.

“Generasi yang tangguh tidaklah harus lahir dari pejabat-pejabat yang memiliki banyak uang, dan tidak pula harus lahir dari para penguasa-penguasa yang rakus. Tapi generasi yang tangguh adalah generasi yang kuat dalam menghadapi gentirnya kehidupan”.

Maka dari itu jadilah pemuda yang tegas dan rasionalis, tak termakan waktu yang berkedok paham radikalis. Tak menggauli kedamaian dan perpecahan melalui paham rasisme yang kuno sebagai pandangan yang elit, tak saling melukai dan mencaci-maki karena adanya letak perbedaan. Bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya untuk Indonesia raya karna kita satu pemuda Indonesia.

Yungyun Ageng Hidayah
Follow me
Latest posts by Yungyun Ageng Hidayah (see all)
Yungyun Ageng Hidayah

Yungyun Ageng Hidayah

Saya anak ke 4 dari 3 bersaudara