MOVE ON ALA MILENIAL


WhatsApp-Image-2020-12-18-at-19.00.24.jpeg

Read 54 

Hallo sobat teens…
Kira-kira masih adakah kaum galauers yang susah move on disini? masih teringat masa-masa indah bersamanya? Atau masih teringat rasa sakitnya ditinggalin? Huhuu :’(

Gapapa ko sedih, galau, masih teringat si dia yang kenangannnya masih tersimpan rapih dalam hati dan ingatan, itu wajar ko *hihii.. Tapi yang gawajar adalah ketika kita berlarut-larut dalam kesedihan sampai ngurung diri di kamar, atau berbuat hal-hal yang menyimpang karena ingin melampiaskan rasa sakit dan kecewa, dan pada akhirnya kita disitu-situ aja gapunya semangat hidup. Lalu biasanya setelah itu banyak yang berpikiran pengen move on biar bisa lupain si dia. *ciyaaa

MOVE ON ?
Move on merupakan kata yang sangat familiar bagi kalangan galauers. Move on adalah serapan dari bahasa inggris yang bermakna “pindah” jadi bukan melupakan ya teens. Karena banyak yang menganggap bahwa arti move on itu sama dengan melupakan. Inilah yang membuat proses move on sering gagal dan jadilah galau berkepanjangan.

Ingat yaa teens..konsep utama dari move on ini bukan melupakan, melainkan berbaikan atau berdamai dengan semua kenangan dan ingatan yang terjadi. Yakini dalam hati dan pikiranmu bahwa semua hal yang terjadi di masa lalu itu terdapat pembelajaran berharga, sehingga kita tidak akan lagi merasa sakit saat mengingatnya.

Maka dari itu mindset kita tentang move on harus diubah, karena jika kita masih menganggap move on itu “melupakan” maka akan sangat sulit rasanya, dari pada kita buang-buang waktu mikirin dia yang ga mikirin kita (hemm). Mending kita berpikir positif dan menerima perpisahan yang terjadi. Karena setiap pertemuan pasti ada perpisahan, iya kan?? Jangan lupa jadikan rasa sakit itu pemacu semangat untuk bisa lebih baik lagi, carilah kegiatan yang bermanfaat dan bisa bikin kita bahagia.

Berikut tips move on ala milenial :
1. Berdamai dengan keadaan
Berdamai dalam hal ini berarti kita sudah sangat menerima perpisahan yang terjadi, meyakini bahwa perpisahan ini sudah kehendak Allah SWT, sehingga tidak ada lagi rasa kecewa, sakit hati dsb. Hal ini bisa membuat hati dan pikiran kita lebih nyaman.
2. Menyibukkan diri dengan hal positif
Dari pada kita teringat terus kenangan bersamanya, lebih baik isi waktu luang kita dengan hal positif. Lakukanlah hal yang kita sukai dan yang bisa membuat perasaan juga pikiran kita lebih tenang dan teralihkan. Seperti : tilawah al-qur’an, berdizikir, membaca buku, dsb.
3. Bersyukur
Bersyukur merupakan tanda kita menerima setiap kejadian yang baik ataupun yang buruk di hidup kita. Bahagia akan tercipta ketika kita mampu bersyukur. Jadi jangan lupa bersyukur yaa..
4. Mengambil pelajaran
Setiap kejadian pasti terdapat hikmah didalamnya, maka jadikanlah pelajaran untuk kedepannya. Mungkin saja Allah cemburu melihat kita terlalu mencintai hambanya dibanding dengan penciptanya, dengan perpisahan ini Allah ingin kita selalu berada dijalan yang benar.
5. Ikhlas
“IKHLAS” merupakan kata yang mudah dikatakan, namun sulit ketika di praktikan. Maka harus diingat bahwa jika bukan yang terbaik untuk kita pasti akan Allah jauhkan, dan akan Allah gantikan dengan yang terbaik.

Semoga tips move on ini bisa bermanfaat dan berhasil ya buat sobat teens.
“Stop Galau-in masa lalu dan Mulailah masa depan yang Baru.”
Semangaaaatt terus !! 🙂

Siti Marwah Hanifa Nuroin
social media
Latest posts by Siti Marwah Hanifa Nuroin (see all)
Siti Marwah Hanifa Nuroin

Siti Marwah Hanifa Nuroin

Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam- UIN SGD Bandung instagram @nifanuroin