Mie Pake Nasi, Sehat Ga Sih?


Read 237 

Beberapa waktu yang lalu, Brand terkenal di kalangan Generasi Micin “Pop Mie” memproduksi varian baru yang menjawab keresahan mahasiswa kos-kosan dan tanggal tua atau temen praktis di kala lapar malam sambil ngerjain tugas yang deadline. POPMIE PANAS, atau Pop Mie Pakai Nasi Rasa Soto Ayam. Apakah mengonsumsi Pop Mie Panas ini dapat memenuhi kebutuhan gizi remaja?

Banyak yang menyangka bahwa malnutrisi/gangguan gizi/kurang gizi merupakan kondisi kekurangan energi jangka panjang yang menyebabkan seseorang memiliki badan kurus. Padahal malnutrisi sendiri dapat diakibatkan kekurangan satu atau lebih zat gizi yang tidak hanya menyebabkan postur badan kurus, namun juga kegemukkan/obesitas, anemia dan stunting. Bedanya dari jenis kekurangan zat gizi spesifik yaitu kekurangan energy jangka panjang menyebabkan badan kurus/underweight, kekurangan serat, aktifitas fisik, pola makan tidak sehat menyebabkan kegemukkan dan obesitas, kekurangan atau gangguan zat besi menyebabkan anemia serta kekurangan asupan makanan bergizi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan menyebabkan bayi lahir stunting.

Idealnya, kebutuhan gizi seorang remaja tentu saja terdiri dari makronutrien seperti energy, protein, lemak dan air serta mikronutrien seperti vitamin, mineral dan serat yang seimbang. Seimbang artinya tidak berlebihan tidak juga kekurangan. Dewasa ini banyak remaja yang memusuhi nasi atau jenis karbo maupun lemak. Padahal jelas dalam panduan Prinsip Gizi Seimbang, manusia membutuhkan karbohidrat dan lemak sebagai sumber energy yang paling efisien. Karbohidrat yang terkandung pada nasi, tepung/mi, serealia dan umbi-umbian juga mengandung serat pangan dan niacin.

Kembali ke Pop Mie Panas, kandungan 1 porsi pop mie sendiri yaitu sebesar 350 kkal, dengan tambahan nasi dengan porsi terbatas dalam kemasan, kandungan energy menjadi 400 kkal yang memenuhi ¼ kebutuhan gizi remaja dalam sehari. Namun yang perlu diperhatikan adalah kandungan karbohidrat yang mendominasi dengan sedikit kandungan gizi lain seperti protein, vitamin dan mineral. Apabila dalam kesehariannya remaja telah memenuhi kebutuhan protein, sayur dan buahnya dengan baik, mencoba PopMie Panas sesekali tidaklah masalah. Contohnya, Remaja A sarapan pagi dengan nasi pecel madiun plus telur rebus, snack siang pukul 10 dengan papaya potong, makan siang menggunakan PopMie Panas dan makan malam dengan nasi sop ayam. Yang perlu diperhatikan remaja A selanjutnya adalah kandungan natrium yang tinggi dalam setiap makanan kemasan, sehingga yang tidak direkomendasikan adalah tidak mengonsumsi makanan kemasan terlalu sering, cukup sesekali. Mi instan, keripik kentang, minuman kaleng termasuk jenis makanan kemasan.

So, tentu aja penilaian baik atau tidaknya mengonsumsi PopMie Panas ini tergantung dengan pilihan dan perhitunganmu sendiri guys!

Marina Ayu Viniriani
Latest posts by Marina Ayu Viniriani (see all)