Menjadi remaja yang mencintai diri sendiri dan menjadi trendsetter for say no body shaming


IMG_20191229_183616.jpg

Read 69 

Sebagai Remaja sudah sepantasnya kita menyadari bahwa usia ini adalah usia emas yang diberikan Sang pencipta untuk kita. Di Usia ini kita bisa melakukan banyak hal yang nanti dimasa tua kita sudah tidak mampu lagi melakukannya. Maka dari itu usia produktif ini tidak boleh disia-siakan dengan hal-hal yang tidak memberikan efek positif untuk masa tua kita nanti.

Berbicara tentang remaja akan sangat luas bahasannya maka dari itu kita akan ambil satu sudut tema yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita namun memberikan dampak luar biasa bagi si korban apalagi kalo bukan “bodyshaming” kenapa kita harus membahas bodyshaming ? Dikalangan remaja bodyshaming ini sudah sangat terkenal dan bahkan menjadi bahan olokan seakan menjadi budaya tersendiri di kalangan kita terutama untuk remaja , tidak jarang diantara kita menjadikan bodyshaming sebagai hal yang wajar dan membela diri dengan argumen bahwa itu adalah candaan semata. Hallo teenagers let’s try to open our mind ❤️

Mari kita ulik sedikit apa itu body shaming ? Bagaimana dampak dari bodyshaming ? Dan bagaimana cara menanggapi bodyshaming jika itu terjadi pada diri kita atau sekitar kita?

Pertama body shaming adalah perkataan atau tindakan yang mengomentari fisik seseorang.kedua dampak dari bodyshaming itu sendiri ada dua sisi yang pertama yaitu si korban body shaming bisa menerima dengan baik dan menjadi biasa saja atau mengubah dengan cara yang baik. Kedua seseorang bisa saja tidak menerima dan bahkan tersinggung dengan komentar body shaming tersebut dan mengambil tindakan yang tidak baik atau memaksakan diri untuk menjadi sempurna dimata orang lain.

Guys , semua komentar baik atau buruk pasti akan ada dampaknya untuk yang diberi komentar itu , pernah ga sih terlintas dipikiran kita bagaimana jika komentar body shaming yang kita bilang itu candaan ternyata berdampak buruk untuk si korban tersebut. Bahkan survei membutikan korban body shaming ternyata mengalamin penurunan kepercayaan diri yang membuatnya menjadi malu akan fisik sendiri. Banyak dari mereka yang bahkan rela menyiksa diri hanya karena ingin terlihat sempurna dimata orang lain karena tidak kuat menerima komentar buruk dari orang kepada dirinya. Apalagi dimasa remaja ini yaitu masa transisi menuju dewasa terkadang remaja tidak bisa berpikir matang dan bisa saja mereka depresi karena celotehan body shaming dari orang lain yang dia terima. Miris sekali melihat mereka tumbuh dengan rasa ketidakpercayaan diri yang membuatnya tidak berkembang karena malu untuk show up dan bersosialisasi di lingkungannya.

Janganlah menjadikan standar kecantikan yang kita buat sendiri menjadi hal mutlak untuk orang lain. Saat kita merasa ada sesuatu yang tidak benar atau dirasa aneh karena tidak sesuai dengan standar kita , apakah kita berhak untuk memperolok nya?

Kurus , gemuk, pendek , tinggi , kulit hitam ataupun putih semua adalah anugrah sang pencipta yang harus kita syukuri.

Bahkan Berbicara tentang fisik , ibarat kerajaan kita lah raja nya , kita lah yang berhak dan mampu untuk mengelola semua aset yang kita miliki .
Untuk Remaja diluar sana , mari buka mata kita bahwa body shaming ini tidak pantas menjadi budaya kita. Banyak sekali candaan dan kenapa harus body shaming?

Maka dari itu untuk remaja diluar sana marilah mulai dari diri kita sendiri untuk menghentikan budaya body shaming ini yang berdampak buruk untuk sikorban. Jadilah remaja yang selalu mencintai diri sendiri , menghargai dan selalu tampil percaya diri dan membangunkan kepercayaan diri orang lain. Karena hal besar berasal dan tumbuh dari hal hal kecil. Mari menjadi remaja yang selalu mensyukuri nikmat dan anugerah dari Allah SWT dan selalu percaya diri agar kita bisa lebih menjadi manusia yang selalu menghargai dan saling menghormati satu sama lain. The last one be the best trendsetter and love yourself guys.

Yuni Wulandari Firdaus
Follow me
Yuni Wulandari Firdaus

Yuni Wulandari Firdaus

Mahasiswa yang sedang sibuk mengejar cita citanya