MENGATASI RASA MALAS DENGAN METODE DISIPLIN ORANG JEPANG


Colorful-Photos-Plain-Collage-Instagram-Post.png

Read 290 

Sering banget gak sih kalian ketika ingin mengerjakan sesuatu pekerjaan atau mempunyai rencana yang ingin di capai rasanya tuh berat banget pas kalian mau mulai ngelakuinnya. Bisa jadi nih kalian udah janji ke diri sendiri untuk mulai ngelakuinnya hari ini tapi setelah dipikir-pikir mending dilakuin besok lagi dan sayang nya pas besoknya kalian malah memilih untuk mengerjakannya besok lusa dan pas lusa kalian pilih besok lagi besok lagi dan ujumg-ujungnya pekerjaan itu gak kalian kerjain sama sekali. Nah pastinya banyak banget kan diantara klian yang pernah ngalamin kejadin seperti ini ? yang pastinya aku sendiri pun sering banget ngerasain kejadian seperti ini.

Gak jarang kita semua menunda-nunda pekerjaan yang sebenarnya sangat penting bagi hidup kita atau sering nih kita ngelakuin pekerjaan pas lagi mepet-mepetnya dengan deadline waktu pengumpulannya dan itu entah nunda kerjaan, nunda ngerjain tugas kuliah atau bahkan nunda makan dan olahraga. Padahal perilaku seperti itu gak baik kalau dilakukan secara terus-menerus dan pada akhirnya akan menghasilkan hasi pekerjaan yang tidak maksimal. Inti dari semua hal yang ada diatas itu sebenarnya semuanya berawal dari rasa malas. Nah disini aku mau membahas mengenai bagaimana sih cara mengatasi malas dan menunda-nunda pekerjaan itu.

Ketika berbicara mengenai malas mungkin kita perlu belajar dari suatu negara yang di negara ini anti sekali dengan kata malas. Negara itu yaitu negara Jepang. Seperti yang kita tau Jepang itu terkenal dengan etos kerjanya yang tinggi dan juga disiplin nya yang tinggi. Orang-orang Jepang sejak kecil di latih untuk punya prinsip tertentu. Misalnya mereka diajarkan untuk mengulang berbagai macam rutinitas kecil yang positif setiap harinya dan dari rutinitas ini menjadi membudaya dan mereka pakai terus hingga dewasa jadinya pas udah gede dan udah dewasa mereka menjadi terbiasa dan menjadikan mereka menjadi disiplin dan gak males-malesan.

Konsep rutinitas ini mereka namakan teknik KAIZEN, dari segi bahasa Kizen sendiri berasal dari dua kata yaitu KAI dan ZEN. Kai berarti berubah dan Zen yang berarti Kebijaksanaan yang apabila digabungkan mempunyai makna “Perubhan dalam hidup itu bisa dicapai secara perlahan dan dengan penuh kebijaksanaan.” Prinsip Kaizen ini juga dikenal sebagai prinsip 1 menit karena prinsip ini intinya melatih seseorang untuk melakukan sesuatu hanya dalam satu menit setiap harinya di waktu yang sama. Contohnya dengan melakukan latihan menyanyi dalam satu menit di waktu yang sama setiap harinya misal dilakukan setiap jam 7 Pagi. Prinsip ini juga bisa dilakukan untuk melatih kegiatan lainnya misalnya belajar, menulis, olahraga, dll.

Menariknya lagi prinsip satu menit ini juga dapat melatih kita untuk lebih bertanggung jawab karena ketika kalian berhasil melakukan prinsip satu menit itu akan membuat perasaan kalian lebih baik lagi karena sudah berhasil ngelakuin satu hal dengan tuntas dan perasaan itu akan membuat kalian merasa ketagihan karena udah bertanggung jawab dengan tugas yang kamu punya dan kamu sudah menyelesaikannya jadinya ada sense of progress. Satu menit ini juga bisa dilakukan dengan bertahap misal di hari pertama kalian ngelakuinnya 1 menit saja namun dihari berikutnya kalian bisa ngelakuinnya berjam-jam asal kalian bisa fokus dan konsisten dalam ngelakuinnya.

Sekilas prinsip ini memang sedikit meragukan namun jika kita pikirkan ketika kita melakukan suatu usaha terlalu keras dan gak rutin maka itu akan menghabiskan tenaga dan bikin lebih cape dan ujung-ujungnya jadi MALES dan BOSAN. Jadi intinya perubahan dalam hidup itu bisa dilakuin secara perlahan dan kebijakasanaan. Jadi mending sedikit-sedikit tapi rutin daripada langsung seabreg. Dan keuinikannya jika kalian lebih rutin maka kalian akan lebih menguasai dengan apa yang kalian pelajari dan kalian juga gak akan mudah lupa terhadap apa yang dipelajari. Hal ini juga pernah diteliti oleh salah seorang Psikolog asal Jerman yang bernama Hermann Ebbinghaus dalam penelitiannya ia mempelajari kemampuan mengingat dan memori ia berkata bahwa kemampuan mengingat seseorang akan menurun drastis kalau cuma dapet informasinya seabrek-abrek sekali dan kalo ga pernah di review atau diulang lagi informasinya. Tapi ada pengeculian ketika kalian mengulang mengenai hal yang kalian pelajari keesokan harinya itu akan membuat kalian lebih mengerti terhadap informasi yang di dapat dan akan nempel banget di otak kalian.

Penelitian yang dilakukan Ebbinghaus iu sejalan dengan prinsi Kaizen tadi karena ketika mengilang sesuatu hal secara tidak langsung itu akan menjadi kebiasaan kalian dan masuk ke ingatan panjang kalian dan kalian bisa jadi master dibidang tersebut. Prinsip Kaizen ini bisa dilakukan oileh siapapun dan dalam bidang apapaun karena gampang banget dengan cuma ngeluangin waktu kalian 1 menit saja.

SELAMAT MENCOBA….

Avatar
Follow me
Latest posts by Indah Pradina (see all)
Avatar

Indah Pradina

Indah Pradina lahir di Garut 20 September 1999. Pada tahun 2004 dia memasuki pendidikan dasar di SDN Sukaratu 2 dan tamat pada tahun 2011, tahun 2014 lulus dari SMPN 1 Kersamanah, tahun 2017 lulus dari SMAN 9 Garut kemudian melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri pada tahun 2017 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung Fakultas Dakwah dan Komunikasi jurusan Bimbingan Konseling Islam sampai dengan sekarang.