Membully Diri Sendiri, Emang Bisa?


inbound944356113811356087.png

Read 79 

Ketika kita melihat kasus mengenai bullying di media massa, sering kali merasa pedih hati dan ikut terluka. Karena pada dasarnya kita tahu bahwa dampak bully itu bukan hanya sebatas luka fisik saja. Ada yang lebih berhahaya dibanding dengan luka fisik, yaitu luka mental dan trauma dalam hati seseorang yang dibully. Seperti apa luka mental itu? salah satunya adalah sudah tidak ada lagi rasa percaya diri, dan bahkan merasa tidak mempunyai semangat hidup. Sedih kan? Diluar aksi bullying yang terjadi, sadar gak sih kalau kita sendiri juga ternyata jahat kepada diri sendiri? sama jahatnya dengan mereka yang membully oranglain?

Hmm, ngomong-ngomong sudahkah kamu mencintai diri sendiri? Merasa tidak kurang percaya diri denngan diri sendiri saat memakai pakaian yang dirasa tidak cocok, atau merasa minder dihadapan teman, pasangan atau gebetan. Dan kamu, pasti lebih fokus pada kekuranganmu itu dan melupakan kelebihanmu.

Seringkali dengan tidak sadar kita mengatakan “aku jelek” saat merasa tidak puas terhadap suatu bagian tubuh yang dianggap penting dan menjadi tolak ukur “perempuan cantik”. Tanpa kamu sadari kamu terbiasa membully diri sendiri. Ada banyak ungkapan bullying yang kita katakan pada diri sendiri. Saat kita memlihat sosok tubuh yang sempurna, menarik bahkan mengalihkan perhatian, kamu mungkin berkata dalam hati ” ahhh, andai saja tubuhku seperti dia. Sasti….” ungkapan ini mungkin kalian gumamkan sendiri dalam hati saat kamu bersama teman atau gebetan.

Stop bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kamu tau? Setiap manusia pasti punya keistimewaannya masing-masing begitu juga dengan kamu yang selalu minder melihat orang di sekitarmu yang lebih dari kamu. Padahal dalam dirimu sendiri pasti ada sesuatu yang bisa membuatmu lebih istimewa dari mereka. Membandingkan dirimu dengan orang lain, hanya akan membuatmu semakin merasa terluka, dan melupakan keistimewaan atau kelebihan yang kamu punya.

Mungkin hal itu terkesan sepele, namun bisa saja kalimat -kalimat itu mampu merusak rasa percaya diri, dan membuat mu merasa tidak ada apa-apanya dengan oranglain di sekitarmu. Sugesti dari diri sendiri memang berpengaruh besar, oleh karena itu mulailah mencintai apapun yang ada pada diri sendiri sebelum kamu mencintai oranglain.
Love yourself 🙂

Fransiska Zulian Tristianti
Follow me
Latest posts by Fransiska Zulian Tristianti (see all)
Fransiska Zulian Tristianti

Fransiska Zulian Tristianti

MTs Persis 03 Pameungpeuk MA Al-Huda 70 Pameungpeuk