0 3 min 1 yr

IMG-20191231-WA0025.jpg

Read 306 

Berurusan dengan remaja memang bukan hal yang mudah. Tidak peduli seberapa baik Anda melaksanakan tugas sebagai orang tua, atau seberapa dekat hubungan Anda dengan anak-anak, mendidik remaja tetaplah sebuah tantangan. Masalah perilaku remaja umumnya akan membuat pusing orang tua. Tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan mudah, bila Anda mau berusaha memahami apa yang sedang mereka alami dan apa yang mereka harapkan dari Anda. memang tidak mudah untuk dijalani. Para remaja seringkali harus bergulat dengan perubahan fisik dan mental pada diri mereka. Karena itu remaja membutuhkan dukungan orang tua, agar fase tersebut bisa mereka lalui dengan mulus. Nah, berikut adalah lima masalah perilaku remaja yang sering ditemui dalam keluarga dan solusi untuk mengatasinya.

Suasana hati yang gampang berubah
Para orang tua pasti tahu bahwa remaja memiliki suasana hati yang gampang berubah. Adakalanya mereka merengek tentang betapa tidak adilnya Anda sebagai orang tua, atau bahkan melanggar aturan yang ditetapkan dalam keluarga.

Solusi:
Anda mungkin berpikir bahwa ia hanya bereaksi berlebihan, tetapi itu justru dapat memicu kesalahpahaman. Alih-alih mengabaikan reaksi tersebut, cobalah untuk berempati dan mendengarkan apa yang ia rasakan.
Bergaul dengan orang yang tidak anda sukai
Identitas seorang remaja bisa dilihat dari siapa yang ia ajak bergaul. Masalahnya adalah ketika anak remaja Anda ternyata bergaul dengan orang-orang yang tidak Anda sukai, atau dengan orang-orang yang menurut Anda dapat membawa pengaruh negatif untuknya.

Solusi:
Coba luangkan waktu untuk mengenal teman-teman anak Anda sebelum menolak keberadaan mereka. Namun bila Anda yakin bahwa mereka membawa pengaruh negatif, segera bicarakan hal itu secara halus kepadanya. Sampaikan kekhawatiran Anda dan bagaimana Anda begitu menyayanginya, sehingga tidak ingin hal buruk terjadi padanya.
Sering telat pulang
Masalah perilaku remaja yang satu ini memang sering bikin pusing para orang tua. Anda pasti telah menentukan jam main untuknya. Kapan ia harus pulang dan kapan ia boleh bergaul dengan teman-temannya. Namun sayangnya, ia malah melanggar aturan tersebut dan membuat Anda marah.

Solusi:
Jika alasannya telat karena ia merasa tidak bahagia di rumah, coba bicara padanya dan cari tahu apa penyebabnya. Namun, jika itu dilakukannya semata-mata hanya karena temannya, saatnya untuk tunjukan bahwa Anda bersungguh-sungguh dengan itu dan minta ia untuk menghormati keputusan tersebut.

Lelly Ramadhianty
Follow me
Latest posts by Lelly Ramadhianty (see all)