Laki-laki bukanlah superman


laki-laki-bukanlah-superman.png

Read 243 

“Cowok ga boleh nangis !”
“Cowok harus kuat dan tegas !”
“Cowok lemah itu bukan cowok !”

kalimat-kalimat seperti ini sering banget kita denger.. dan sepertinya, yang paling sering bilang atau punya anggapan seperti ini justru adalah perempuan. Sebenarnya sedikit ironis, kita banyak bicara tentang emansipasi wanita, kesehatan mental, dan self love namun disaat yang sama kita tanpa sadar juga diskriminatif. Seakan semua ini lebih penting untuk perempuan. Padahal, laki-laki atau perempuan, sama-sama punya perasaan, dan kondisi mental yang bisa rusak dan perlu dijaga.

Karena anggapan-anggapan seperti itu, banyak laki-laki yang memendam perasaan terutama ketika sedang sedih atau punya masalah. Padahal, perasaan (negatif) yang tidak diproses dengan sehat dapat menjadi penyakit mental, depresi misalnya. Banyak juga yang jadi tidak stabil emosinya dan jadi punya sikap yang keras dan pemarah sebagai ungkapan perasaan-perasaan yang terpendam tadi. Intinya berusaha terlihat kuat enggak selalu membuat orang jadi bener-bener kuat.

Latest posts by Riki Muhamad (see all)

Riki Muhamad

Saya seorang mahasiswa yang menyukai sepak bola dan futsal