Ketika Virus Merah Jambu Mewabah di Kalangan Remaja


1_20201215_202815_0000.png

Read 289 

“Dear Diary… Hari ini aku seneng banget deh. Orang yang aku suka, ngasih senyumnya yang manis pas upacara bendera. Hati aku deg-degan banget. Serius deh, gak bohong. Ini kali ya yang dinamakan cinta. Menurut Diary ini cinta atau bukan sih?”

Hi Teens… Hayooo ngaku siapa yang pernah curhat di buku diary pas lagi jatuh cinta? Pasti kamu pernah kan? hehe
Itu artinya kamu sedang terpapar virus merah jambu alias jatuh cinta. ciyeeee
Kalau udah terpapar virus ini harus menyatakan perasaan terus pacaran atau harus gimana? Hmmm kayanya pacaran asyik deh, bisa berduaan, saling perhatian, pokoknya saling cinta serasa dunia milik berdua.

Eitsss tunggu dulu… Cinta memang suatu anugerah yang diberikan Allah SWT kepada setiap hamba-Nya. Jadi berbahagialah jika kamu memiliki rasa cinta kepada seseorang, itu wajar kok. Normal. Tandanya kamu itu benar-benar manusia hehe. Tapi Teens juga harus ingat, jangan sampai cinta tersebut membuat lupa kepada Sang Maha Pemberi cinta yaitu Allah SWT. Hindari pacaran dan teruslah untuk berusaha memantaskan diri hingga janji suci itu diikrarkan eaaa…

By the way, ada gak sih cara untuk menahan rasa cinta kepada lawan jenis yang belum mahrom? Yaa jelas ada lah. Mau tau kan gimana caranya? Kuy langsung baca aja tips and trik nya.

1. Selalu mengingat Allah. Ketika kita mengingat-Nya maka kita akan merasa diingatkan dan segera dijauhkan dari perbuatan maksiat serta membuat hati kita menjadi tenang. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Ar-Ra’d ayat 28 yang artinya, “…Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.”

2. Shalat. Salah satu cara meredam rasa cinta di waktu yang tidak tepat adalah dengan shalat. Selain akan menguatkan keimanan, shalat juga mencegah kita melakukan perbuatan keji dan munkar. Dalam Q.S Al-‘Ankabut ayat 45 Allah SWT berfirman yang artinya, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar.”

3. Menundukkan pandangan. Godaan terbesar setan terletak di mata. Setan berusaha untuk membangkitkan hasrat cinta yang berlebihan ketika manusia tidak bisa menjaga pandangannya. Maka dari itu, tundukkan pandanganmu Teens. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S An-Nur ayat 30 yang artinya, “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya …”

4. Jangan mencintai seseorang secara berlebihan, melebihi cintamu kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Ketika mencintai seseorang dengan berlebihan maka kita harus bersiap-siap untuk merasakan kekecewaan. Hanya cinta kepada Allah-lah yang bisa membuatmu bahagia di dunia dan akhirat.

5. Puasa. Berpuasa merupakan cara untuk meredam rasa cinta yang berlebihan. Puasa bisa membentengi hasrat diri dan hawa nafsu yang dapat membawa manusia melakukan perbuatan maksiat. Di sebutkan dalam hadits yang bunyinya, “Wahai para pemuda, apabila siapa diantara kalian yang telah memiliki ba’ah (kemampuan) maka menikahlah, karena menikah itu menjaga pandangan dan kemaluan. Bagi yang belum mampu maka puasalah, karena puasa itu sebagai pelindung.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)

6. Selalu beristighfar. Beristighfar adalah upaya untuk meminta ampunan dan lindungan Allah SWT. Ketika dirimu sedang dikuasai oleh cinta buta, maka segala cara akan kamu lakukan untuk mendapatkan cina tersebut. Oleh karena itu, untuk menghindari hal itu agar tidak terjadi, maka beristighfarlah dengan banyak dan bersungguh-sungguh.

7. Menanamkan kesadaran bahwa cinta tertinggi hanya untuk Allah SWT. Cinta yang hakiki hanya untuk Sang Maha Pencipta yaitu Allah SWT. Manusia harus menyadari bahwa segala sesuatu di alam ini merupakan milik Allah SWT. Begitu pula dengan manusia, oleh karena itu, sangat tidak pantas jika kita mencintai sesama manusia dengan berlebihan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Ali ‘Imran ayat 31 yang artinya, Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.”

8. Fokus melakukan hal yang positif dan bermanfaat. Lakukanlah hal-hal yang positif dan bermanfaat, misalnya beribadah, mengikuti kegiatan sosial, membuat sebuah karya yang bisa membuat kamu, orang tua, dan keluargamu bangga serta masih banyak lagi kegiatan positif lainnya.

Nah itu saja cara agar kita bisa menahan rasa cinta yang datang di waktu yang tidak tepat. Semoga Teens bisa menjaga diri dari cinta yang merusak masa depan yaa. Tenanglah! Jika sudah waktunya dipertemukan, jodoh pasti bertemu:)

Yulian Nawal

Mahasiswi