Kekerasan dalam Pacaran di Kalangan Remaja


20191218_163252_0000.png

Read 78 

Masa remaja berawal dari usia 11 -13 tahun tahun sampai 18-20 tahun. Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Dalam hal ini remaja berkembang ke arah kematangan seksual. dalam kematangan seksual ini banyak para remaja meorientasikan ke dalam pacaran untuk memenuhi ketidaktahuan dan rasa penasaran serta kesepian di waktu remaja.

Pacaran adalah proses saling mengenal antara dua insan manusia. Berarti pacaran merupakan daya tarik remaja seorang laki-laki kepada remaja perempuan dan begitupun sebaliknya, untuk menjalin hubungan yang lebih istimewa.

Remaja yang berpacaran meski mengetahui bahwa dalam pacaran memiliki dua bentuk yang membangun sebuah ikatan istimewa. Pertama, sebuah komitmen yang meski dimiliki oleh kedua pihak agar teciptanya pacaran yang sehat yang memiliki batasan-batasan yang wajar dan tidak ada unsur paksaan dalam pacaran. Kedua, meski adanya kesepakatan mengenai komitmen yang telah diajukan dalam pacaran. Ketika sebuah komitmen telah disepakati, maka akan terjalin pacaran yag sehat memiliki batasan-batasan tertentu. Lalu bagaimana jika ada yang melanggar di salah satu pihak sehingga sering terjadinya kekerasan dalam pacaran karena ketidak komitmenan dalam pacaran.

Ketidak komitmenan dalam pacaran sering menimbulkan kekerasan dalam pacaran. Kekerasan dalam pacaran adalah segala usaha yang mengontrol atau mendominasi pasangan yang dapat melukai dan menyakiti pasangan. Berdasarkan catatan tahunan Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan Terhadap Pacaran jumlah kasus dalam pacaran mencapai 1.873 kasus.

Adapun Bentuk-Bentuk kekerasan dalam pacaran pertama kekerasan Fisik berupa Memukul, menampar. Kedua, kekerasan verbal seperti Ejekan, Ancaman, Tidak perduli dengan perasaan mereka, posesif. Ketiga, kekerasan seksual yaitu perkosaan, sentuhan yang tidak diinginkan, Ciuman yang tak diinginkan. Keempat, kekerasan ekonomi seperti memaksa untuk mentraktir, dan memenuhi kebutuhannya.

Adapun kekerasan lain yang sering dilakukan di zaman milenial dikalangan remaja berupa kekerasan digital seperti menyalahgunakan teknologi untuk mengintimidasi dan membuka privasi pasangan di media. Yang terakhir kekerasan stalking yaitu kekerasan yang selalu diikuti oleh pasangan hingga merasa tidak nyaman dan takut.

Irnawati
Follow me
Latest posts by Irnawati (see all)
Irnawati

Irnawati

IrnaWati seorang Mahasiswa UIN Bandung yang berfokus memahami Gender.