It’s Okay To Say ”No”


Read 94 

Teens pernah merasa konflik dengan diri sendiri? Bergelut dengan keputusan ya atau tidak terhadap suatu hal dan merasa sangat sulit untuk bilang “tidak” karena selalu bilang “iya”? Terkadang tanpa pikir panjang dan akhirnya hal itu malah memberatkan diri sendiri? Seseorang pernah berkata bahwa semakin berjalannya waktu dan pengalaman, hal ini merupakan pelajaran yang sangat berharga dalam hidupnya. Bahwa semua tidak selalu harus di-iya kan. “It’s okay to say no“, Dewi Sandra said.

Tanpa harus ada penjelasan, tanpa harus diberi alasan, terkadang “No” ya just means “No.”
Teens berhak bilang “No”, jika memang nggak mau melakukan suatu hal yang bikin nggak nyaman. Teens merasa bahwa ada hal yang lebih baik, lebih memilih sabar untuk mengatakan tidak saat ini. Hal terparahnya jika dipaksa mengatakan “ya” padahal itu sama sekali bukan hal yang membuatmu bahagia. So, mulai sekarang belajar mengatakan tidak selama itu baik buatmu Teens.

Kita pun perlu menerima perkataan “Tidak” dari orang lain. Kita harus menerima keputusan orang lain ketika mereka menolak. Disitulah kita perlu belajar menghargai keputusan orang lain tanpa baper alias bawa perasaan. Sama-sama susah, tapi bisa kalau kita mau mendewasakan diri sejak sekarang. It’s okay to say no..

infiniteens.id
Follow Us
infiniteens.id

infiniteens.id

Youth Digital Literacy