INDONESIA MAJU, ADIL DAN MAKMUR: Tidak Ada Lagi Cebong & Kampret


Read 69 

Sabtu, 13 Juli 2019 ada kesejukan demokrasi yang kita saksikan bersama antara Presiden terpilih Ir. Joko Widodo bertemu dengan “King Maker” Prabowo Subianto. Dua negarawan, patriot, dan anak bangsa terbaik ini bertemu dan bercengkrama akrab di Stasiun MRT, Jakarta. Pertemuan ini menjadi oase ditengah suhu politik yang kurang nyaman di Indonesia.

Pak Jokowi mengutarakan bahwa tidak ada lagi 01 dan 02 tidak ada lagi cebong ataupun kampret karena kita “Garuda Pancasila”. Pak Prabowo pun meng’amini apa yang disampaikan oleh Pak Joko Widodo tersebut. Selamat atas terpilih dan selamat bekerja serta siap untuk membantu, tambah Pak Prabowo. Di media sosial sering kita jumpai kata cebong dan kampret. Cebong sebutan untuk pendukung Jokowi sedangkan kampret sebutan bagi pendukung Prabowo. Dengan adanya himbauan dari siapa yang didukung diharapkan tidak ada lagi sebutan-sebutan itu. Semua bukanlah cebong dan kampret tapi kita semua adalah Indonesia.

Indonesia membutuhkan generasi pemberi solusi, bantu negara dengan apa yang kita bisa. Bukan menjadi generasi pencaci maki. Kita bisa saja beda pilihan, pendapat, agama dan tokoh panutan. Namun kita itu tetap saudara dengan satu tujuan menjadikan Indonesia maju, adil, dan makmur.

Indonesia bisa maju kalau kita mulai “move on” menuju yang lebih baik. Indonesia akan adil, jika remajanya mulai adil membagi waktu. Tau kapan belajar, main game, adil antara bersosmed dengan ibadah. Indonesia pasti makmur apabila pemuda generasi penerus bangsanya berpendidikan tinggi dan memberi yang terbaik bagi diri, keluarga, agama dan negara.

infiniteens.id
Follow Us
infiniteens.id

infiniteens.id

Youth Digital Literacy