Cara Menghadapi Remaja Introvert


inbound5693413510278215398.png

Read 245 

Hallo fellas, kali ini saya akan membagikan sedikit wawasan dan informasi mengenai Introvert / Pendiam pada remaja . Dunia psikologi sangat luas dan erat kaitannya dengan kehidupan sehari hari dimana tiap hal yang terjadi tentunya dapat diamati dan dipelajari dari sisi psikologinya. Kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara khusus untuk menghadapi remaja yang pendiam, jika kalian pernah menjadi remaja atau saat ini masih remaja, apakah kalian merasa sebagai orang yag pendiam? umumnya orang pendiam jika berhadapan dengan orang lain yang tidak memahami karakter merasa bingung karena tak tahu apa yang harus dilakukan ya.

Nah ada cara khusus untuk menghadapi remaja yang pendiam yang tentunya berbeda sebab orang pendiam cenderung lebih sulit untuk menyampaikan apa yang ia rasakan, yuk kita simak bagaimana cara mengatasinya. selengkapnya dalam uraian berikut :

1. Beri Kebebasan
Pada umumnya remaja pendiam tidak banyak bicara dan tak banyak menuntut. Meski begitu, berikan ruang kebebasan bagi mereka untuk mengungkapkan apa keinginannya. Cobalah berikan mereka kesempatan untuk memilih mulai dari hal-hal sederhana, misalnya menanyakan kepada mereka mau makan apa hari ini sehingga mereka belajar bicara dan mengungkapkan keinginan walaupun sepele.

2. Jangan Terlalu Melindungi
Mengawasi aktivitas remaja boleh saja tapi jangan sampai kalian terkesan terlalu “melindungi” mereka. Sesekali berikan kepada mereka aktivitas yang lebih “menantang”. Keluarkan mereka dari “zona nyaman”. Bersikap terlalu melindungi bisa membuat seorang remaja terus tergantung dan tidak mandiri karena terbiasa ditolong yang akhirnya memberi dampak ketergantungan terhadap remaja tersebut.

3. Kembangkan Potensinya
Setiap remaja tentu memiliki potensi yang berbeda ya. Cermati apa potensinya dan dorong ia untuk mengembangkannya. Hindari bersikap memaksakan diri anda untuk menjadikan remaja pendiam menjadi diri yang anda inginkan. Berikan mereka kesempatan untuk menekuni apa yang diminatinya sesuai bakat yang ada pada diri mereka jangan bersikap terlalu memaksa karena akan membuat remaja merasa tertekan dengan tuntutan yang anda berikan.

4. Kenalkan dengan lingkungan nya
Biasakan remaja mengikuti aktivitas-aktivitas sosial di sekitar lingkungannya agar remaja dapat belajar bersosialisasi atau bergaul dan berlatih untuk berbicara dengan orang lain. Memang, remaja yang pendiam memiliki kecenderungan sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu, mulailah kenalkan mereka pada lingkungannya secara bertahap, misalnya bersilaturahmi ke rumah tetangga.

5. Sediakan Waktu
Pada dasarnya, remaja pendiam itu memang pemalu. Dengan kata lain, mereka sulit mengungkapkan perasaan di hadapan orang lain melalui ungkapan sehingga hanya terlihat dari ekspresi mereka yang juga cenderung disembunyikan. Mereka akan cenderung menyembunyikan apa yang ingin mereka katakan.

Tak heran, orang sekitar bisa dibuat bingung jadinya. Oleh sebab itu, sediakan waktu khusus dengan remaja. Bila perlu, bawa ia ke ruang atau tempat yang tenang dan sepi. Ajaklah ia berbicara tentang banyak hal dan minta pendapatnya. Melalui cara ini, kalian akan mengetahui apa yang ia simpan di dalam dirinya.

6. Pahami Lingkungan Sekolah
Terkadang ada remaja yang menjadi pendiam ketika berada di lingkungan tertentu karena merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri, sebab itu kita harus membantunya untuk keluar dari situasi tersebut jika memang remaja tersebut mengalaminya, misalnya jika remaja tidak cocok dengan lingkungannya di SMA karena guru SMA nya sehingga ia menjadi pendiam karena merasa tertekan.

Tentu hal itu membuat remaja menjadi pendiam dan tertutup hingga ia menjadi remaja dan dewasa yang kurang bergaul serta takut untuk bertemu banyak orang, sebab itu kita harus memgerti apa yang sebenarnya remaja itu inginkan jangan sampai kita terkesan terlalu memaksa hingga remaja merasa tertekan dan menimbulkan kenakalan – kenakalan yang tidak diinginkan.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga menjadi wawasan bermanfaat untuk kalian sebagai pembaca dan menjadi motivasi untuk terus belajar mengenai dunia psikologi yang luas ini, Terima kasih.

Nissa Nur Awalia
Follow me
Latest posts by Nissa Nur Awalia (see all)
Nissa Nur Awalia

Nissa Nur Awalia

Saya suka makan