Body Shaming is Not Funny


2019-12-09-11.png

Read 117 

Body shaming adalah sebuah tindakan mengomentari bentuk fisik seseorang. Entah itu disengaja maupun tidak, namun hal ini bisa berpengaruh ke masalah mental orang yang dikomentari. Body shaming adalah jenis bullying verbal, biasanya seseorang mengomentari atau mengkritik bentuk tubuhnya sendiri atau bentuk tubuh orang lain dengan cara yang negatif.

“jadi gendutan ya sekarang.”
“tambah item aja kamu.”
“duh. Muka kok jerawatan gitu.”
“kurus banget sih badan, udah kaya tiang.”

Beberapa orang menganggap bahwa kalimat basa basi tersebut merupakan hal yang lumrah dimasyarakat. Budaya body shaming di Indonesia dianggap sebagai sesuatu yang normal, apalagi di kalangan remaja. Beberapa dari mereka cenderung mengatakan dengan gamblang tentang apa yang mereka lihat dan mereka pikirkan tanpa menyadari bagaimana dampak yang akan ditimbulkan dari ucapannya.

Body shaming atau mengomentari bentuk fisik orang lain memang tanpa sadar sering kita lakukan. Mulai dari basa-basi, bercanda yang kelewatan atau demi mencairkan suasana. Sebenarnya tindakan body shaming ini tidak baik apabila dilakukan secara terus-menerus. Dampak dari body shaming dapat menyebabkan seseorang menilai sesuatu berdasarkan penampilan, hal ini dapat menimbulkan anxiety atau perasaan cemas terhadap bentuk tubuhnya. Dampaknya juga terlihat pada perempuan yang cenderung memperhatikan penampilan fisik demi menghindari komentar-komentar negatif yang mungkin akan ditujukan kepada dirinya.

Selain itu, body shaming juga dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang dan enggan untuk melakukan sesuatu yang akan mengakibatkan dirinya merasa tidak berharga, apabila hal ini terjadi dalam waktu yang cukup lama maka akan menimbulkan perasaan putus asa dan bisa berujung pada bunuh diri(suicide).

Body shaming sendiri terjadi karena pandangan atau pikiran yang sudah tertanam sejak dulu bahwa standar kecantikan adalah bertubuh ideal, berkulit putih, atau berambut lurus. Pola pikir inilah yang harus diubah. Pentingnya kesadaran bahwa cantik itu tidak harus putih, tidak harus berambut lurus ataupun bertubuh ideal. Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda dan memiliki standar cantik yang berbeda pula.

Hai, Teens! Kamu bisa berkomentar tanpa harus mengurangi rasa hormat. Kamu tidak harus mengatakan hal-hal yang negatif, biasakan untuk memberi kalimat yang membangun atau semangat agar seseorang tidak merasa buruk terhadap dirinya sendiri.

Dear Teens, bisakah kita merubah cara basa basi kita menjadi lebih baik?
Can you just please stop body shaming? We are unique no matter how we are. Beware with your words, your words can be their biggest insecurity. Let people just love themselves.

Stop basa basi yang basi! Be kind to others. Stop judging others and start to practice positive talk. Being different is not their choice. Imperfection is not something to judge. Imperfection is not a shameful things.

Dear who you are,
You were born to be real, not to be perfect. Don’t thinking too much about people ‘trash’, overthinking just creating problems that we weren’t even there. Don’t give up on yourself, you should love yourself for who you are. Just acomplishing your dreams and realizing that you are loved. Enjoy with yourself!

Widiya
Follow me
Latest posts by Widiya (see all)
Widiya

Widiya

Nama saya Widiya, lahir di kota Solo pada tanggal 19 Juni 2000. Saya seorang bungsu dari 4 bersaudara. Sekarang saya sedang menempuh pendidikan di STID Sirnarasa.